Kamis, 24 Maret 2011

Serbuan Chipset Mainstream AMD


AMD kian serius menggarap pasar menengah ke bawah melalui serangkaian chipset dengan grafis onboard. Perbedaannya sendiri tidak signifikan, jadi Anda harus pintar-pintar dalam memilih.

Sejak diluncurkannya soket AM3, AMD terbilang gencar menghadirkan chipset pendukung secara berkala. Fenomena ini dimulai dari AMD780G, 785G, dan yang terakhir adalah AMD seri 8 di diri AMD880G dan 890GX. Meski menawarkan banyak chipset, ada satu benang merah yang bisa terlihat: AMD berkonsentrasi merenggut pasar menengah ke bawah. Selain itu, AMD tetap mengedepankan keunggulan mereka di sisi grafis terintegrasi (onboard). Hal ini terlihat dari kemampuan chip grafis yang kian cepat dan mendukung video dan audio definisi tinggi.

Namun bicara chip grafis onboard, perubahan yang terjadi antar chipset sebenarnya tidak terlalu banyak. Jika AMD785G menggunakan Radeon HD 4200, AMD880G menggunakan Radeon HD 4250, dan AMD890GX menggunakan Radeon HD 4290. Ketiganya hanya dibedakan oleh perbedaan core clock sekian ratus megahertz yang sejujurnya tidak akan terlihat jika digunakan dalam menjalankan aplikasi gaming.

Perbedaan lebih besar sebenarnya terjadi di sisi southbridge. Sekadar mengingatkan, southbridge adalah chipset yang mengatur kerja sistem input dan output sebuah motherboard, seperti harddisk, USB, ethernet, dan I/O lainnya. Ada dua southbridge yang disediakan AMD di kelas ini, yaitu SB710 dan SB850. Chip SB850 adalah chip yang lebih baru, dengan tambahan fasilitas SATA 6Gbps, dukungan terhadap RAID5, dan fabrikasi 65nm (yang akan membuatnya lebih hemat daya). Secara default, AMD 880G dan 890GX akan disandingkan dengan SB850 ini. Namun tentu saja, pabrikan motherboard tetap bisa menyandingkan chipset seri 8 ini dengan southbridge lawas SB710 seperti kita bisa lihat di dua motherboard yang kami ulas kali ini.

Yang menenangkan, semua mendukung prosesor AMD terbaru Phenom II. Meskipun demikian, beberapa di antaranya memiliki perbedaan spesifikasi TDP dari prosesor yang bisa digunakan, jadi sebaiknya Anda cek dulu sebelumnya. Jika TDP yang didukung hanya 95Watt, beberapa prosesor kelas atas seperti Phenom II X6 1075 tidak bisa digunakan.

Meskipun bukan chipset yang ditujukan untuk aktivitas overclocking kelas berat, AMD tetap berbaik hati menyertakannya. Ini terlihat dengan adanya feature ACC pada chipset AMD785G dan juga fasilitas unlock CPU core pada chipset AMD880G dan AMD890GX. Hal inilah yang menjadi nilai lebih dibandingkan produk lain, sehingga pengguna bisa mendapatkan peningkatan kinerja tanpa mengeluarkan biaya tambahan.

Berikut adalah pengujian 6 buah motherboard yang menggunakan chipset 785G dan 880G. Jika Anda butuh fasilitas terbaik, motherboard yang mengkombinasikan AMD 880G dan SB850 seperti MSI 880GMA-E45. Namun karena harganya relatif lebih mahal, kombinasi AMD 785G dan SB710 bisa dipilih jika Anda sensitif soal harga. Nah, silakan memilih. (Dayu Akbar – Kontributor)


Jetway MA3785GP-LF

Ketangguhan sang Minimalis
Pada seri ini, Jetway menghadirkan motherboard sederhana berbasis chipset AMD 785G. Kami sebut sederhana karena motherboard ini memiliki ukuran micro-ATX dengan fasilitas minimalis. Sebagai contoh, hanya digunakan 2 slot memori yang memiliki kapasitas maksimal hanya hingga 8 GB saja. Slot ekspansi hanya diwakili oleh PCI Express x16 dengan bandwith penuh serta 2 slot PCI.

Meski begitu, Jetway tetap menyertakan fasilitas SidePort Memory, yaitu memori khusus yang ditanamkan di motherboard. SidePort Memory berfungsi membantu chip grafis onboard dalam melaksanakan tugasnya. Jika melihat hasil pengujian, kita bisa bisa melihat performa motherboard ini yang ada di atas rata-rata. Satu lagi yang cukup mengejutkan, base clock motherboard ini bisa ditingkatkan sampai 310MHz, tergolong tinggi untuk sebuah motherboard dengan chipset mainstream.

Kami tidak mendapati penjelasan detail apakah motherboard ini mendukung mode hybrid-CrossFireX, namun menurut referensi AMD, chipset ini mendukung mode tersebut. Yang juga perlu dicatat, motherboard ini hanya mendukung prosesor dengan TDP di bawah 95 watt. Dengan TDP seperti itu, prosesor 6 inti tertinggi yang bisa digunakan adalah AMD Phenom II X6 2,8 GHz.

Hasil Uji Jetway MA3785GP-LF
Meski tampil sederhana, motherboard ini hemat energi serta memiliki performa tinggi. Harganya pun cukup terjangkau.

SYSmark 2007 Preview 1.05

141

SiSoft Sandra 2009 SP4 (Dhrystone ALU)

32 GIPS

Cinebench R10

8494 CB-CPU

Encoding Video

7 menit 59 detik

Encoding Audio

2 menit 12 detik

PCMark Vantage Pro 1.0.1.0

4165 PCMarks

3DMark Vantage Pro 1.0.1 (onboard/ASUS Radeon HD 4870)

P390/P9084

STALKER Clear Sky Bench. (avg) (onboard/ASUS Radeon HD 4870)

5,25/64,35 fps

FSB Maksimum

315 MHz

Spesifikasi Jetway MA3785GP-LF

Tipe prosesor

AMD Sempron 1xx/Athlon II/Phenom II TDP hingga 95w (Socket AM3)

Chipset

AMD 785G+SB710

Memori

2 DDR3-1066/1333/1600 kanal ganda maks. 8 GB

Kartu grafis

1x PCI Express x16

Slot ekspansi

2x PCI

Storage

6x SATA2, 1x IDE

RAID

SATA RAID 0, 1, JBOD

Chip suara

Realtek ALC662 (6 kanal)

Chip jaringan

Realtek 8111DL (gigabit)

Dimensi PCB

Micro-ATX, 21x24,5 cm

I/O

1 x PS/2 Keyboard
1 x PS/2 Mouse
1 x Coaxial SPDIF Output
1 x D-Sub VGA
1 x DVI-D VGA
1 x HDMI
4 x USB 2.0
1 x LAN
1 x 3in1 audio

Garansi

3 tahun

Situs Web

www.jetway.com.tw

Harga kisaran*

US$73

*Berca Computel, (021) 231-6353/52, 5799-1088

Plus : Kinerja tinggi; peningkatan base clock tinggi; modul hemat energi (G.P.I Function).

Minus : Fasilitas dan manual minim.

Skor Penilaian
- Kinerja : 3,84
- Fasilitas : 3,5
- Kemudahan : 3,7
- Harga : 4,75
- Skor Total : 3,89


ECS A785GM-AD3

Berlapis Emas
Di antara motherboard ECS yang berbasis chipset AMD785G, seri A785GM-AD3 merupakan satu-satunya yang menggunakan platform ATX. Bermodalkan grafis onboard Radeon HD4200 dan satu slot ekspansi PCI Express x16, keduanya bisa dimanfaatkan secara bersamaan menggunakan mode hybrid-CrossFireX.


Karena seri ini masuk ke jajaran Black Series, fasilitas pendukung yang disertakannya lebih banyak dan eksklusif. Di antaranya teknologi Special ACC (Advanced Clock Calibration). Fungsi utamanya adalah untuk unlock alias membuka prosesor yang pada multiplier-nya terkunci.

ECS menggunakan lapisan emas yang 3 kali lebih tebal dibanding motherboard sejenis. Lapisan ini terletak pada bagian konektor di area soket prosesor, slot memori, dan slot ekspansi. Tujuan digunakannya lapisan ini guna memperpanjang daya tahan (durability) dan juga kestabilan sistem yang lebih baik.

Untuk memudahkan penggunaan, ECS menyediakan 3 tombol shortcut yaitu Power, Reset, dan Clear CMOS. Disertakan pula aplikasi eJIFFY berbasis Linux yang akan mempercepat proses masuk ke dalam operasi dalam hitungan detik.

Secara keseluruhan kinerja yang ditawarkan biasa saja. Hal ini terlihat dari skor yang sekelas dengan chipset AMD785G. Namun dengan kemudahan melakukan overclock, motherboard ini memiliki potensi untuk peningkatan performa.

Hasil Uji ECS A785GM-AD3
Kelebihan motherboard ini adalah lapisan emas 3x lebih tebal yang diklaim akan membuatnya lebih stabil dan tahan lama.

SYSmark 2007 Preview 1.05

139

SiSoft Sandra 2009 SP4 (Dhrystone ALU)

32,14 GIPS

Cinebench R10

8487 CB-CPU

Encoding Video

7 menit 58 detik

Encoding Audio

2 menit 13 detik

PCMark Vantage Pro 1.0.1.0

4028 PCMarks

3DMark Vantage Pro 1.0.1 (onboard/ASUS Radeon HD 4870)

P234/P9061

STALKER Clear Sky Bench. (avg) (onboard/ASUS Radeon HD 4870)

3,88/64,28 fps

FSB Maksimum

245 MHz

Spesifikasi ECS A785GM-AD3

Tipe prosesor

AMD Sempron 1xx/Athlon II/Phenom II TDP hingga 95w (Socket AM3)

Chipset

AMD 785G+SB710

Memori

4 DDR3-800/1066/1333/1600 kanal ganda maks. 32 GB

Kartu grafis

1x PCI Express x16

Slot ekspansi

2x PCIe x1, 3x PCI

Storage

5x SATA, 1x IDE, 1x eSATA

RAID

SATA RAID 0, 1, 10

Chip suara

Realtek ALC888S (8 kanal)

Chip jaringan

Realtek RTL8111DL (gigabit)

Dimensi PCB

ATX, 30,5x22 cm

I/O

1 x PS/2 Keyboard
1 x PS/2 Mouse
1 x D-Sub VGA
1 x DVI-D
1 x LAN
1 x eSATA
6 x USB 2.0
1 x 6in1 audio (1 x Optical SPDIF Output)

Garansi

5 tahun

Situs Web

www.ecs.com.tw

Harga kisaran*

US$ 84

*ECS Indonesia, (021) 628-2048

Plus : Ada eSATA; ada tombol shortcut; dukungan kapasitas memori besar; dukung eJIFFY.

Minus : Tanpa port HDMI.

Skor Penilaian
- Kinerja : 3,75
- Fasilitas : 4,05
- Kemudahan : 3,75
- Harga : 4,75
- Skor Total : 4,06


Muscle Power MP-A785GMF

Dua Pilihan
Selama ini Muscle Power lebih dikenal dengan produk memorinya. Namun belakangan, mereka juga mulai memproduksi motherboard. Salah satunya adalah MP-A785GMF ini yang memiliki keunikan karena dapat menggunakan dua jenis memori: DDR2 maupun DDR3.


Slot warna hitam mewakili jenis DDR3 yang bisa digunakan hingga kapasitas maksimal 8 GB. Sedangkan untuk jenis DDR2 mampu menampung hingga 4 GB, keduanya mendukung modus dual kanal. Penggunaan dua jenis memori ini juga berdampak pada digunakannya dua chip BIOS. Chip BIOS yang ada akan bekerja sesuai dengan jenis DDR yang digunakan.

Karena menggunakan desain micro-ATX, posisi port SATA yang tepat berada di ujung slot ekspansi akan terhalang jika Anda menggunakan kartu grafis berukuran besar. Hal ini harus menjadi catatan jika Anda suatu hari berniat upgrade dan menggunakan kartu grafis mandiri.

Motherboard ini juga menyertakan feature unlock prosesor. Hanya saja metode yang digunakan menggunakan metode jumper. Anda juga mesti bereksperimen terlebih dahulu jika ingin mengoptimalkan feature ini dengan baik.

Hasil skor menggunakan DDR2 dan DDR3 tidak menunjukkan perbedaan yang siginifikan. Bahkan beberapa skor menggunakan DDR2 terlihat sedikit lebih baik. Memang penggunaan jenis memori akan maksimal sesuai dengan aplikasi yang digunakan. Yang agak menakjubkan, kami berhasil menaikkan base clock dari default 200 MHz ke 300 MHz, menunjukkan kinerjanya yang cukup tangguh.

Hasil Uji Muscle Power MP-A785GMF
Alternatif bagi yang ingin menggunakan memori DDR2 dan akan melakukan upgrade di kemudian hari. Kinerja bagus ditunjukkan dengan peningkatan base clock yang tinggi serta harga yang terjangkau.


DDR2

DDR3

SYSmark 2007 Preview 1.05

140

142

SiSoft Sandra 2009 SP4 (Dhrystone ALU)

35,05 GIPS

32,91 GIPS

Cinebench R10

8476 CB-CPU

8517 CB-CPU

Encoding Video

7 menit 59 detik

7 menit 53 detik

Encoding Audio

2 menit 12 detik

2 menit 12 detik

PCMark Vantage Pro 1.0.1.0

3964 PCMarks

4066 PCMarks

3DMark Vantage Pro 1.0.1 (onboard/ASUS Radeon HD 4870)

P267/P9036

P262/P9063

STALKER Clear Sky Bench. (avg) (onboard/ASUS Radeon HD 4870)

4,15/63,52 fps

4,08/65,27 fps

FSB Maksimum

300 MHz

300 MHz

Spesifikasi Muscle Power MP-A785GMF

Tipe prosesor

AMD Sempron 1xx/Athlon II/Phenom II TDP hingga 125w (Socket AM3)

Chipset

AMD 785G+SB710

Memori

2 DDR2-667/800/1066 kanal ganda maks. 4 GB
2 DDR3-800/1066/1333 kanal ganda maks.8 GB

Kartu grafis

1x PCI Express x16

Slot ekspansi

2x PCI

Storage

6x SATA, 1x FDD, 1x IDE

RAID

SATA RAID 0, 1, 0+1

Chip suara

Realtek ALC888 (8 kanal)

Chip jaringan

Realtek RTL8111DL (gigabit)

Dimensi PCB

Micro-ATX, 21x24,5 cm

I/O

1 x PS/2 Keyboard
1 x PS/2 Mouse
1 x D-Sub VGA
1 x DVI-D
1 x HDMI
1 x Optical SPDIF Output
1 x Coaxial SPDIF Output
4 x USB 2.0
1 x LAN
1 x 6in1 audio

Garansi

1 tahun

Situs Web

www.dpj.co.id

Harga kisaran*

US$80

*Dinamika Perkasa Jaya (DPJ), (021) 601-2974

Plus : Peningkatan base clock tinggi; dukungan dua jenis memori; dua chip BIOS; fasilitas unlock prosesor.

Minus : Posisi port SATA kurang ideal; unlock prosesor menggunakan jumper dan mesti melakukan eksperimen terlebih dahulu.

Skor Penilaian
- Kinerja : 3,84
- Fasilitas : 3,65
- Kemudahan : 4
- Harga : 4,75
- Skor Total : 3,97


Gigabyte GA-880GM-UD2H

Di antara chipset AMD880G besutan Gigabyte, seri ini adalah yang paling sederhana. Menggunakan ukuran micro-ATX, Gigabyte hanya menyediakan total 4 slot ekspansi. Kesederhanaan juga terlihat dengan digunakannya chipset SB710 yang memiliki feature lebih sedikit dibanding SB750 atau SB850.


Meski sederhana chipset SB710 menyertakan fasilitas overclock dengan tajuk EC AOD-ACC (Embedded Controller AMD OverDrive – Advanced Clock Calibration). Fasilitas ini memungkinkan Anda mengoptimalkan kinerja prosesor hingga ke batas maksimalnya. Namun biasanya feature ini hanya bekerja pada prosesor AMD seri Black Edition.

Gigabyte GA-880GM-UD2H menggunakan desain Split Power Plane serta 4+1 phase VRM yang diklaim akan memberikan kestabilan serta kompatibilitas terhadap prosesor hingga enam inti. Untuk meredam panas, area chipset digunakan pendingin pasif berbahan alumunium dengan tampilan yang kokoh. Di atasnya terdapat tulisan Turbo 3D yang merupakan teknologi untuk meningkatkan kinerja grafis onboard terutama saat menjalankan video berformat tinggi.

Seri ini juga masih memiliki fasilitas yang sama dengan seri “saudaranya” yang bisa digunakan untuk melakukan charging pada iPad. Sekadar informasi, iPad membutuhkan asupan voltase dari USB yang lebih besar saat proses charging; lebih dibanding asupan daya yang diberikan mayoritas motherboard. Karena itu, hanya beberapa motherboard—seperti motherboard ini—yang bisa melakukan charging iPad.

Selain kelebihan di atas, motherboard ini juga dibekali kemampuan teknologi 3x USB Power Boost, sehingga proses pengisian baterai bisa berjalan lebih cepat. Namun perlu dicatat kalau teknologi ini hanya bekerja pada port depan yang harus diaktifkan melalui USB header.

Hasil Uji Gigabyte GA-880GM-UD2H
Tangguh dio verclock berkat teknologi EC AOD-ACC serta heatsink pasif. Teknologi 3x USB Power Boost dan voltase tinggi juga menjadi kelebihan uniknya.

SYSmark 2007 Preview 1.05

140

SiSoft Sandra 2009 SP4 (Dhrystone ALU)

32,66 GIPS

Cinebench R10

8494 CB-CPU

Encoding Video

7 menit 53 detik

Encoding Audio

2 menit 13 detik

PCMark Vantage Pro 1.0.1.0

4090 PCMarks

3DMark Vantage Pro 1.0.1 (onboard/ASUS Radeon HD 4870)

P272/P9082

STALKER Clear Sky Bench. (avg) (onboard/ASUS Radeon HD 4870)

4,2/64,25 fps

FSB Maksimum

295 MHz

Spesifikasi Gigabyte GA-880GM-UD2H

Tipe prosesor

AMD Sempron 1xx/Athlon II/Phenom II hingga TDP 140w (Socket AM3)

Chipset

AMD880G+SB710

Memori

4 DDR3-1066/1333/1666/1800(oc) kanal ganda maks. 16 GB

Kartu grafis

1x PCI Express x16

Slot ekspansi

1x PCIe x1, 2x PCI

Storage

5x SATA, 1x IDE, 1x eSATA

RAID

SATA RAID 0, 1, 10 dan JBOD

Chip suara

Realtek ALC892 (8 kanal)

Chip jaringan

Realtek RTL8111D (gigabit)

Dimensi PCB

Micro-ATX, 24,4x24,4 cm

I/O

1 x PS/2 Keyboard/Mouse
1 x D-Sub
1 x DVI-D
1 x HDMI
1 x Optical SPDIF Output
1 x eSATA2
6 x USB
1 x FireWire
1 x LAN
1 x 6in1 audio

Garansi

2 tahun

Situs Web

www.gigabyte.com.tw

Harga kisaran*

US$120

*Misuco Elektronik, (021) 629-3040/601-8218

Plus : Kinerja bagus; 3x USB Power Boost; USb voltase tinggi; heatsink kokoh; feature EC AOD-ACC; ada eSATA.

Minus : -

Skor Penilaian
- Kinerja : 3,84
- Fasilitas : 4,25
- Kemudahan : 3,8
- Harga : 4,25
- Skor Total : 4,06


MSI 880GMA-E45

Tempaan Militer
MSI 880GMA-E45 merupakan salah satu motherboard MSI yang menggunakan Military Class Components. MSI mengklaim, komponen yang digunakan memiliki daya tahan lebih lama. Hal ini berkat digunakannya Hi-c CAP yang memberikan umur 8 kali lebih lama dibanding menggunakan kapasitor tunggal (solid CAP). Selain itu digunakan juga Icy Choke yang akan menurunkan suhu panas berlebih terutama saat melakukan overclock.


Dari sisi dukungan prosesor, MSI mampu bekerja sama hingga prosesor enam inti Phenom II. Namun menurut situs resminya, dukungan prosesor terbatas hingga TDP 95watt saja. Agak disayangkan, padahal kebanyakan motherboard dengan chipset AMD880G bisa digunakan pada prosesor dengan TDP 140watt.

Seri ini sudah menyertakan port SATA3.0 karena menggunakan chipset southbridge SB850 yang memungkinkan hal ini. Chipset SB850 memang tidak (atau belum) mengintegrasikan penggunaan port USB 3.0, namun jangan kuatir, MSI 880GMA-E45 sudah menyertakan dukungan terhadap port USB 3.0 berkat penggunaan chipset tambahan NEC D720200F1.

Tidak ketinggalan MSI menyertakan tombol saklar Easy OC Switch yang memudahkan pengguna awam yang ingin melakukan overclock agar lebih mudah dan aman secara cepat. Anda tinggal mengikuti manual yang mana peningkatan kemampuan maksimal batas aman hingga 20%. Jika kurang puas dengan hasil ini, Anda bisa mencoba alternatif lain melalui menu BIOS.

Hasil Uji MSI 880GMA-E45
Motherboard yang cocok bagi Anda yang menginginkan platform micro-ATX tetapi sudah mendukung koneksi SATA3 dan USB3.0. Fasilitas serta kemampuan overclock-nya cukup baik dan ditunjang dengan penggunaan komponen berkelas militer.

SYSmark 2007 Preview 1.05

138

SiSoft Sandra 2009 SP4 (Dhrystone ALU)

32,79 GIPS

Cinebench R10

8491 CB-CPU

Encoding Video

7 menit 55 detik

Encoding Audio

2 menit 12 detik

PCMark Vantage Pro 1.0.1.0

4043 PCMarks

3DMark Vantage Pro 1.0.1 (onboard/ASUS Radeon HD 4870)

P266/P9060

STALKER Clear Sky Bench. (avg) (onboard/ASUS Radeon HD 4870)

4,2/63,86 fps

FSB Maksimum

305 MHz


Spesifikasi MSI 880GMA-E45

Tipe prosesor

AMD Sempron 1xx/Athlon II/Phenom II hingga TDP 95w (Socket AM3)

Chipset

AMD 880G+SB850

Memori

4 DDR3-800/1066/1333/1600(oc) kanal ganda maks. 16GB

Kartu grafis

1x PCI Express x16

Slot ekspansi

2x PCIe x1, 1x PCI

Storage

6x SATA3, 1x IDE, 1x FDD

RAID

SATA RAID 0, 1, 5 dan 10

Chip suara

Realtek ALC889 (8 kanal)

Chip jaringan

Realtek RTL8111DL (gigabit)

Dimensi PCB

Micro-ATX, 23,7x24,4 cm

I/O

1 x PS/2 Keyboard
1 x PS/2 Mouse
1 x D-Sub VGA
1 x DVI-D
1 x HDMI
1 x LAN
2 x USB 3.0
4 x USB 2.0
1 x 6in1 audio

Garansi

2 tahun

Situs Web

www.msi.com.tw

Harga kisaran*

US$ 133

*Alfa Artha Andaya, (021) 6220-0000

Plus : Penggunaan Military Class Components; fasilitas Unlock CPU Core dan Auto OC Genie; saklar Easy OC switch; peningkatan base clock tinggi; ada USB 3.0 dan SATA3.

Minus : Prosesor hanya hingga TDP 95watt; tanpa eSATA dan FireWire.

Skor Penilaian
- Kinerja : 3,84
- Fasilitas : 4,18
- Kemudahan : 3,9
- Harga : 4,25
- Skor Total: 4,05


Jetway MA3-880GP-LF

Hemat Daya
Bagi yang ingin membangun sistem berbasis AMD dengan teknologi terbaru namun tetap mengedepankan efisiensi daya maupun fasilitas, Jetway menawarkan motherboard dengan chipset AMD880G yang kali ini disanding dengan southbridge SB710.


Efisiensi daya juga dipertegas dengan dukungan prosesor AMD hanya sampai pada TDP 95watt saja. Namun demikian untuk mendapatkan asupan daya yang lebih stabil, digunakan konektor power 8-pin dan bukannya 4-pin yang biasa ditemui pada tipe motherboard sejenis. Dengan grafis onboard Radeon HD 4250 yang digandeng dengan SidePort Memory 128 MB DDR3, motherboard ini cukup tangguh untuk menjalankan aplikasi multimedia definisi tinggi.

Jetway menawarkan fasilitas hemat daya dengan nama G.P.I Function. Teknologi ini secara otomatis akan menurunkan asupan daya sampai 10watt saat sistem dalam keadaan pasif. Untuk mengetahuinya, Jetway menandainya dengan sebuah lampu LED yang mana akan menyala bila mana sistem bekerja pada konsumsi daya yang tinggi dan akan mati jika teknologi G.P.I aktif.

Efisiensi berimbas pada minimnya fasilitas yang ada, tengok saja tidak disertakannya slot ekspansi PCIe x1. Dukungan audio pun hanya bermodal 6 kanal serta tidak adanya port FireWire. Kebutuhan memori hanya disediakan 2 slot saja dengan kapasitas maksimal menampung hingga 8 GB saja. Namun dengan fasilitas hemat dayana, motherboard ini cocok bagi kebutuhan komputasi ringan hingga sedang seperti untuk kebutuhan kantoran maupun rumahan.

Hasil Uji Jetway MA3-880GP-LF
Minimalis namun menawarkan kinerja yang bagus, terutama grafis onboard-nya. Dukungan prosesor hingga 95watt serta tidak banyaknya slot ekspansi menegaskan penggunaan daya yang tidak besar.

SYSmark 2007 Preview 1.05

143

SiSoft Sandra 2009 SP4 (Dhrystone ALU)

34,03 GIPS

Cinebench R10

8510 CB-CPU

Encoding Video

7 menit 57 detik

Encoding Audio

2 menit 13 detik

PCMark Vantage Pro 1.0.1.0

4109 PCMarks

3DMark Vantage Pro 1.0.1 (onboard/ASUS Radeon HD 4870)

P403/P9068

STALKER Clear Sky Bench. (avg) (onboard/ASUS Radeon HD 4870)

5,33/63,44 fps

FSB Maksimum

280 MHz

Spesifikasi Jetway MA3-880GP-LF

Tipe prosesor

AMD Sempron 1xx/Athlon II/Phenom II TDP hingga 95w (Socket AM3)

Chipset

AMD 880G+SB710

Memori

2 DDR3-800/1066/1333/1600 kanal ganda maks. 8 GB

Kartu grafis

1x PCI Express x16

Slot ekspansi

2x PCI

Storage

6x SATA, 1x IDE

RAID

SATA RAID 0, 1, 10

Chip suara

Realtek ALC662 (6 kanal)

Chip jaringan

Realtek 8111DL (gigabit)

Dimensi PCB

Micro-ATX, 24,5x21 cm

I/O

1 x PS/2 Keyboard
1 x PS/2 Mouse
1 x Coaxial SPDIF Output
1 x HDMI
1 x D-Sub VGA
1 x DVI-D VGA
4 x USB 2.0
1 x LAN
1 x 3in1 audio

Garansi

3 tahun

Situs Web

www.jetway.com.tw

Harga kisaran*

US$77

*Berca Computel, (021) 231-6353/52, 5799-1088

Plus : Kinerja baik; modul hemat energi (G.P.I Function); harga terjangkau.

Minus : Fasilitas minimalis.

Skor Penilaian
- Kinerja : 3,84
- Fasilitas : 3,55
- Kemudahan : 3,7
- Harga : 4,75
- Skor Total: 3,91

Platform Uji:
Prosesor AMD Phenom II X4 810 2,6GHz, memori Kingston DDR2-800 2GB/DDR3-1066 2GB, kartu grafis Asus Radeon HD 4870 512MB GDDR5, harddisk Seagate Barracuda 7200RPM 320GB, PSU Silverstone OP700, onboard share memory 256MB, Windows Vista Ultimate SP2.

sumber : infokomputer


Senin, 22 November 2010

Kamus Keamanan Komputer - DDoS


Serangan Distributed Denial of Service (DDos)

Definisi:
Distributed Denial of Service (DDoS) adalah serangan terhadap sebuah komputer atau server yang dilakukan oleh banyak komputer lain yang saling terhubung melalui internet.

Masalah yang ditimbulkan:
Karena serangan DDoS dilakukan oleh banyak komputer terhadap satu target (komputer/server) maka masalah teringan yang mungkin terjadi adalah sulitnya sebuah komputer atau server yang menjadi korban untuk diakses.

Kasus terburuk dalam serangan DDoS adalah kelumpuhan total sebuah mesin akibat kerusakan perangkat keras karena “dihujani” paket data yang sangat besar. Beberapa sistem yang sangat menarik bagi penyerang DDoS antara lain: Web server, FTP Server, Email Server, dan sebagainya.

DDoS juga sering kali melibatkan malware yang disebut dengan botnet. Ia bekerja mirip trojan yang menembuh ke sistem tertentu dan menjadikannya komputer suruhan (zombie). Itulah sebabnya pengguna komputer yang dipakai untuk menyerang komputer lain kadang tidak menyadarinya.

Pencegahan/Penetralisir:
Meskipun tidak ada cara terbaik untuk menghindari DDoS namun identifikasi mana titik terlemah dalam jaringan serta penggunaan Firewall yang mampu menghilangkan paket DDoS secara otomatis adalah 2 cara yang dapat dilakukan untuk melindungi sistem dari serangan ini.

Penggunaan perangkat siap pakai macam Cisco Self Defending Network Appliance juga bisa dijadikan pilihan lain untuk mengelak dari serangan DDoS.

AMD Phenom II X6 1090T


Apa prosesor tercepat saat ini? Mungkin ingatan Anda akan langsung tertuju pada Intel Core i7 980X, yang pernah kami review di edisi terdahulu.

Memang benar demikian. Tapi berapa banyak dari Anda yang rela merogoh kocek cukup dalam untuk memilikinya? Pertanyaan seperti ini sering kali mengemuka manakala muncul keinginan untuk memiliki produk "gres" dengan segala kecanggihannya. Kata orang, ada rupa ada harga. Tapi bagi AMD, rupa (baca kinerja) yang baik, tidak selalu berbanding lurus dengan harga yang tinggi.

Sejak era Phenom generasi pertama, AMD memulai tren baru. Mereka menawarkan prosesor berinti lebih banyak ketimbang saingannya pada satu titik harga pasar. Pendekatan pasar yang cukup efektif ini sepertinya membuat AMD “ketagihan”. Ketika prosesor hexa-core milik Intel diluncurkan, kita tahu bahwa pilihan alternatif dari AMD juga akan segera keluar. Tentunya produk AMD ini akan lebih murah dibandingkan produk Intel, mengingat track-record AMD sebelumnya.

AMD Phenom II X6 diluncurkan untuk menjawab permintaan pasar dan fansnya. Kemunculan ini sekaligus memanaskan kembali persaingan dengan rivalnya yang sudah terlebih dahulu meluncurkan prosesor berinti enam. Bersamaan dengan peluncuran perdana dua varian Phenom II X6 (1055T dan 1090T), AMD juga mengenalkan chipset baru yakni 890GX/FX untuk menemani Phenom II X6 ini. Kombinasi antara Phenom II X6, 890GX/FX serta Radeon HD seri 5000 menghasilkan platform baru yang disebut “Leo”.

Walaupun Phenom II X6 1090T memiliki jumlah inti sebanyak enam buah, teknologi yang digunakan pada inti prosesornya tersebut tidak banyak berbeda dengan keluarga Phenom II sebelumnya. Pasalnya, chip ini masih menggunakan arsitektur yang sama. Jadi pada dasarnya, AMD hanya memampatkan enam buah inti tersebut ke dalam "cangkang" yang sama dengan Phenom II X4. Kesamaan teknologi ini juga termasuk TDP-nya yang sama dengan pemilik tahta tercepat Phenom II X4 (sebesar 125 W). Namun pemilik nama kode (code name) “Thuban” ini tetap hadir dengan sesuatu yang baru.

Salah satu teknologi ini antara lain adalah AMD TurboCore. Ini merupakan sebuah teknologi untuk meningkatkan kecepatan prosesor dalam kondisi tertentu yang ditanamkan ke dalam Phenom II X6. Teknologi ini mirip dengan Turbo Boost milik Intel, hanya saja implementasinya berbeda. AMD TurboCore ini bekerja saat tiga atau lebih inti prosesornya tidak digunakan. Ketika TurboCore ini aktif, inti prosesor yang aktif mendapatkan kecepatan ekstra sebesar hingga 500 MHz, sedangkan kecepatan inti prosesor lainnya yang idle diturunkan sampai 800 MHz. TurboCore ini bekerja secara otomatis asalkan syarat tersebut dipenuhi.

AMD Phenom II X6 1090T diposisikan oleh AMD untuk menggantikan Phenom II X4 965 yang sebelumnya merupakan prosesor tercepat milik AMD. Dengan kecepatan yang lebih rendah 200 MHz, berbekal dua inti ekstra serta TurboCore, Phenom II X6 1090T lebih unggul dari Phenom II X4, membuatnya tidak kehabisan amunisi ketika harus beraksi di lapangan. Sementara itu, spesifikasi teknis lainnya tidak berbeda, dengan 3 MB L2 cache (dengan ukuran inti/core sebesar 512 KB) dan 6 MB L3 Cache yang di-share ke enam intinya.

Tak lengkap rasanya jika tidak mencoba seberapa jauh kemampuan Phenom II X6 1090T untuk berjalan pada kecepatan di atas standar. Prosesor yang termasuk dalam varian Black Edition ini berhasil mencapai kecepatan 3,7 GHz (18,5x200 MHz) dari standarnya 3,2 GHz dengan pendingin bawaan tanpa menaikkan tegangan prosesor. Dalam melakukan overclock ini kami menonaktifkan TurboCore serta Cool N’ Quiet.

***

AMD Phenom II X6 mungkin belum bisa bersaing langsung dengan Core i7 980X milik Intel, namun kinerjanya juga tidak bisa dianggap remeh. Untuk aplikasi yang mampu memanfaatkan penuh banyaknya jumlah inti prosesor, Phenom II X6 mampu menunjukkan taringnya. Teknologi TurboCore yang ada membantu Phenom II X6 untuk menjalankan aplikasi-aplikasi ringan (yang belum sepenuhnya mampu memanfaatkan semua inti prosesor). Ini ibarat mendapatkan sebuah prosesor hexa-core dengan harga prosesor quad-core. Hm... tawaran yang cukup menggoda. Baiklah, silakan tentukan pilihan Anda. (Karuna)


Hasil Pengujian

Intel Core i7 980X masih unggul di seluruh hasil pengujian. Namun selisih kinerja antara Phenom II X6 dengan Core i7 980X tidaklah terlalu banyak pada sebagian besar aplikasi uji. Harus diingat juga bahwa harga Core i7 980X adalah hampir tiga kali harga Phenom II X6.

Prosesor

Core i7 980X

Phenom II X6 1090T

Clock (MHz)

3,33 GHz

3,2 GHz

Sysmark 2007 ver1.05

197

155

PCMarkVantage Score

6206

5160

3DMarkVantage Score

P11011

P9927

STALKER : Clear Sky (fps)

72,88

69,79

Cinebench R10 CB-CPU

22487

14435

Sisoft Sandra ALU (GIPS)

133.17

59,79

Audio Encoding (menit:detik)*

1:14

1:36

Video Encoding (menit:detik)*

3:54

4:19

*Lebih rendah lebih baik

Spesifikasi AMD Phenom II X6 1090T

Seri

X6 1090T

Soket

AM3 (938 pin)

Clock speed (MHz)

3200(3600 – Turbo)

Nama core

Thuban

Jumlah core

6

FSB (MHz)

200

Multiplier

16x

L1 size

128 KB x6

L2 size

512 KB x6

L3 size

6 MB Shared

Harga kisaran

US$299

Platform Uji :
Asus Crosshair IV Formula BIOS 0801
Kingston DDR3-1066 1GB (Auto) x 4
Asus Radeon HD 4870 512MB
Seagate 7200.11 320GB SATA
Samsung DVD 16x
SilverStone OP700
LG L226WTQ
BIOS 24 Februari 2010
Windows Vista Ultimate SP2 32-bit
AMD Catalyst 10.4 South Bridge
DirectX Agustus 2009
AMD Catalyst 9.9
VIA HD CODEC Driver 7.300A


Plus
: Enam core; teknologi TurboCore; harga lebih kompetitif.

Minus : Masih menggunakan arsitektur lama.

Skor Penilaian
Kinerja : 4
Feature : 4
Harga : 3,5
Skor Total : 3,8

Intel Core i5 655K


Memuaskan Overclocker
Ditujukan untuk para penggemar overclock, saudara kembar dari Core i5 650 ini memiliki faktor pengali yang bebas diubah-ubah.

Bagi sebagian pengguna PC, melakukan overclock (menjalankan komponen di atas spesifikasi standar) mampu memberikan kepuasan tersendiri bagi mereka. Intel sebagai salah satu produsen prosesor terbesar melihat pasar ini cukup potensial sehingga mereka merilis prosesornya yang dikhususkan untuk penggemar overclocking.

Apa bedanya prosesor biasa dengan prosesor yang dikhususkan untuk overclock?

Prosesor semacam ini biasanya memiliki faktor pengali prosesor (multiplier) yang tidak dikunci. Dengan demikian pengguna bebas mengatur multiplier-nya untuk mencapai kecepatan prosesor yang lebih tinggi. Overclock semacam ini termasuk mudah, karena pengguna hanya perlu “bermain-main” dengan setting prosesor tanpa harus repot dengan setting motherboard dan lainnya.

Untuk prosesor masa kini, yang cukup terkenal dengan prosesor dengan multiplier tidak dikunci adalah jajaran prosesor Black Edition milik AMD. Sementara untuk Intel, Feature ini hanya terdapat pada prosesor yang termasuk dalam Extreme Edition yang termasuk prosesor kelas atas. Oleh karena itu, sekarang Intel meluncurkan prosesor dengan fitur serupa tapi menyasar segmen menengah alias mainstream.

Intel Core i5 655K sebenarnya bukanlah prosesor yang benar-benar baru. Secara teknis, spesifikasi Core i5 655K sama dengan Core i5 650: dua inti dengan kecepatan 3,2Ghz, L3-cache 4MB, dan dibekali feature Hyper-Threading dan Turbo Boost. Hanya saja pada Core i5 655K faktor pengali prosesor tidak dikunci.

Untuk menguji kemampuannya, kami pun segera mencoba melakukan overclock Intel Core i5 655K. Kami melakukan dua kali proses overclock dengan menggunakan dua pendingin yang berbeda. Tujuannya untuk memastikan kemampuan kemampuan maksimal prosesor ini. Uji pertama menggunakan HSF standar Intel yang termasuk dalam pake penjualan Core i5 655K. Sementara uji kedua menggunakan HSF khusus untuk kegiatan overclocking dengan desain tower serta dilengkapi heat-pipe.

Pada uji pertama menggunakan HSF standar bawaan Intel, kami berhasil memaksa 655K berjalan dengan kecepatan 4 Ghz. Namun kami terpaksa berhenti di situ, karena pada titik ini temperatur menunjukkan angka yang cukup tinggi. Bahkan ketika kami menyentuh bagian aluminium dari pendingin, panas yang terasa cukup menyengat.

Kemudian kami mengganti HSF dengan produk pihak ketiga yang memang ditujukan untuk overclock. Penggantian HSF ini berefek cukup baik, karena selain suhunya turun kami berhasil menaikkan kecepatan prosesor maksimum menjadi 4.4 Ghz. Cukup menarik. Di sini terlihat bahwa peralatan pendingin yang digunakan merupakan kunci utama dalam melakukan overclock Core i5 655K.

***

Dengan multiplier yang tidak dikunci ini, proses overclock lebih mudah karena pengguna tinggal menaikkan multiplier tersebut. Hanya saja faktor suhu kerja prosesor harus menjadi perhatian utama, karena jika bisa ditekan maka maka kecepatan overclock yang diraih bisa semakin tinggi. Berbekal pendingin standar peningkatan kinerja yang dicapai cukup baik, tapi lebih baik lagi menggunakan pendingin pihak ketiga jika Anda memang ingin memaksimalkan kinerja dari prosesor ini.(Karuna)


Spesifikasi Intel Core i5 655K

Seri

Core i5 655K

Soket

1156

Clock speed (MHz)

3200

Nama core

Clarkdale

Jumlah core

2

FSB (MHz)

133

Multiplier

24(Unlocked)

L1 size

64KB x2

L2 size

256KB x2

L3 size

4MB Shared

Harga kisaran

US$216







Kecepatan maksimal yang berhasil dicapai pada uji Overclock di Lab InfoKomputer.








Plus
: Multiplier tidak dikunci.

Minus : Lebih mahal dari prosesor dengan speksifikasi yang sama

Skor Penilaian
- Kinerja : 4
- Fitur : 4
- Harga : 3,7
- Skor Total : 3,9